Minggu, 28 Februari 2010

kucing terbesar

Seperti yang bisa anda lihat dibawah ini. Anda sekarang sedang melihat sebuah gambar kucing besar yang sedang diangkat oleh seorang wanita. Lucu nggak sih. Gambar lucu kucing ini memang benar-benar lucu kan.

Gambar kucing besar

Gambar kucing besar

Jika di lihat sekilas dari gambar kucing diatas. Memang terlihat kucing itu asli. Gambar lucu kucing ini kelihatan sekali bahwa kucingnya meronta-ronta akan jatuh. Kayak siapa hayoo…

Tentu gambar kucing diatas bukanlah gambar anak kucing. Mungkin kucing betina. hehe munkin kita juga butuh bantuan dari seorang Roy Suryo apakah itu gambar kucing asli atau tidak

Dulu di internet juga dihebohkan oleh gambar kucing. Saking hebohnya banyak yang memberitakannya dimana-mana. Bahkan sampai detik ini juga masih diberitakan (Buktinya saya buktikkan di blog ini).

Inilah gambar kucing yang 100% adalah hoax :

gambar kucing palsu dan gambar lucu kucing

Sabtu, 27 Februari 2010

tanda tanda kucing hamil

Kucing kita hamil? Asyik. Seperti kehamilan bayi kita, kehamilan kucing merupakan salah satu hal yang paling ditunggu para pemilik kucing. Tapi bagaimana kita tahu si dia tengah hamil? Wow, rupanya kita perlu juga mencatat tanggal perkawinannya. Ini dia tanda-tanda kucing berbadan dua!

Klik untuk melihat foto lainnya...

Kehamilan kucing mungkin merupakan salah satu hal yang ditunggu-tunggu pemilik kucing. Lalu bagaimana cara mengetahui seekor kucing hamil atau tidak ? berikut ini penjelasan mengenai beberapa ciri kucing yang hamil.

Penting sekali untuk selalu mencatat tanggal kucing kesayangan anda kawin. Dari tanggal kawin ini kita dapat memperkirakan waktu kelahiran kucing, sehingga kita dapat mempersiapkan diri mendapat tambahan kucing baru.

Kucing yang hamil dapat mengalami perubahan fisik dan tingkah laku.





PERUBAHAN FISIK
Bagian perut mulai membesar
Perut Kucing yang hamil mulai terlihat membesar pada umur kehamilan 5 minggu. Bagian perut ini akan terus membesar hingga mendekati saat melahirkan.

Puting susu memerah dan membesar (pink)
Salah satu tanda yang cukup signifikan adalah berubahnya puting susu. Pada kucing hamil, puting susu sedikit membengkak dan warnanya berubah kemerahan (pink)

Keluar susu
Air susu mulai diproduksi dan bisa dikeluarkan sekitar 3-2 minggu akhir masa kehamilan. Jadi bila puting susu dipencet dengan lembut dan terlihat ada cairan susu, kelahiran akan terjadi sekitar 2-3 minggu lagi.

Bulu sekitar puting susu menipis

PERUBAHAN TINGKAH LAKU
Muntah-muntah
Pada beberapa kejadian (jarang) kucing hamil juga muntah-muntah, seperti manusia pada awal kehamilan. Segera hubungi dan konsultasikan hal ini dengan dokter hewan

Berhentinya siklus birahi secara tiba-tiba.
Siklus birahi (siklus estrus) kucing tergantung berbagai hal, salah satunya adalah musim. Di Indonesia yang merupakan negara tropis, siklus estrus kucing tidak banyak dipengaruhi oleh musim. Rata-rata panjang satu siklus estrus kucing sekitar 1-1.2 bulan. Waktu birahi (estrus) berlangsung sekitar 7 hari. Bila setelah dikawinkan, birahi kucing berhenti secara tiba-tiba dan tidak minta kawin lagi, kemungkinan besar kehamilan terjadi.

Peningkatan nafsu makan.
Kucing yang hamil memperlihatkan peningkatan nafsu makan. Tentunya peningkatan nafsu makan ini bertujuan memberikan nutrisi yang cukup bagi perkembangan ibu dan janinnya.

Lebih lembut & mencari perhatian.
Sebagian kucing yang hamil mengalami perubahan tingkah laku seperti lebih tenang dan lembut. Selain itu mereka juga berusaha mencari perhatian lebih terhadap pemiliknya. Pada akhir masa kehamilan terlihat beberapa tingkah laku seperti gelisah dan lebih suka berada di tempat hangat dan tertutup

MEMASTIKAN KEHAMILAN KUCING

Dokter hewan dapat membantu memastikan kehamilan kucing. Orang yang berpengalaman dapat memastikan kehamilan dengan palpasi (perabaan) pada umur kehamilah 3-4 minggu.

Alat alat seperti USG (ultrasonografi) dan Rontgen (X ray) dapat dipergunakan untuk memastikan kehamilan. USG dapat memastikan kehamilan setelah kandungan berumur minimal minggu. Detak jantung janin kucing baru bisa dideteksi setelah berumur 3 minggu.***

(Dikutip dari kucingkita.com)

kucing yg sadis

Hingga Kamis (25/2/2010) pagi, identitas mayat bayi laki-laki yang ditemukan warga di Jalan Pertambangan, Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu (24/2/2010), belum diketahui.

Menurut Bripti Gondo, petugas Polsektro Duren Sawit, saat dimintai konfirmasi terkait temuan bayi dimakan kucing itu, Kamis pagi, mengatakan, bayi malang itu ditemukan warga pada Rabu pukul 07.00. Saat itu Ny Namih, warga RT 06/08, Jalan Pertambangan, Duren Sawit, tengah duduk santai di teras depan rumahnya.

“Tiba-tiba Ibu Namih melihat kucing sedang memakan daging. Dikiranya daging apa, tak tahunya daging bayi,” kata Briptu Gondo.

Dikatakan, kondisi mayat bayi laki-laki itu sudah sulit dikenali lagi, karena wajahnya sudah rusak. “Matanya hilang, dari laher sampai kepala sudah rusak,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan belum ada pihak-pihak yang melaporkan kehilangan bayinya ke kantor Polsektro Duren Sawit. Untuk pengusutan lebih lanjut, jenazah bayi itu dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta. Polisi, kata Gondo, masih menyelidiki kasus penemuan bayi laki-laki yang dimakan kucing itu.

SUMBER : kompas

kucing pun teroris

Membuat para tahanan Palestina menderita dan sengsara sepertinya tidak cukup bagi para pengelola penjara Israel. Pengelola penjara Israel di Negev bahkan tidak senang melihat para tahanan Palestina itu berteman baik dengan kucing. Untuk itu. pihak penjara memberlakukan aturan untuk membuang bahkan menghukum kucing-kucing liar yang masuk ke dalam kompleks penjara itu.

Beberapa tahanan Palestina yang mendekam di penjara Israel di Negev memelihara dan memberi makan kucing-kucing liar yang masuk ke dalam kompleks penjara, meski para tahanan itu sendiri tidak mendapatkan asupan makanan yang cukup dari aparat penjara. Kucing-kucing itu ibarat teman bagi para tahanan Palestina dan ternyata hal itu membuat pengelola penjara tidak senang.

Mereka menuding kucing-kucing tersebut telah memberikan "bantuan" bagi para tahanan Palestina dengan membawakan makanan atau benda-benda kecil dari satu sel ke sel lain, sehingga aparat penjara memutuskan untuk memberlakukan larangan memelihara kucing dan menghukum kucing-kucing peliharaan tahanan Palestina dengan menjebloskan hewan tak berdosa itu ke dalam sel isolasi selama beberapa hari.

Tindakan aparat penjara Israel di Negev mungkin berlebihan. Tapi tujuan para Zionis itu sebenarnya adalah ingin melemahkan mental warga Palestina yang mereka tawan, mengisolasi mereka dan menjauhkan mereka dari hal-hal yang membuat para tahanan Palestina itu tersenyum meski cuma bercengkerama dengan seekor kucing. (ln/IMEMC)

hewan kesayangan nabi muhhamad SAW.

Anda sekalian pasti sering denger kalau Nabi suka banget sama kucing, tapi emang Nabi sangat sayang semua binatang dan mereka semua diperlakukan baik oleh Nabi.

Kucing lucu...

Banyak kisah-kisah tentang kucing (karena kucing memang binatang yang banyak berkeliaran disekitar manusia). Bahkan Nabi juga memiliki kucing peliharaan. Setiap Nabi menerima tamu di rumah, Nabi SELALU ngegendong mueeza (nama kucingnya) dan diletakkan dipahanya. Nabi bahkan berpesan untuk menyayangi kucing peliharaan layaknya menyanyangi keluarga sendiri.

Salah satu sifat Mueeza yang paling Nabi demen:
Mueeza selalu mengeong ketika mendengar azan, seolah-olah ngeongnya ky ngikutin lantunan suara adzan

Terus, pernah juga saat Nabi mau mengambil jubahnya, eh.. ada Muezza lagi bobo diatasnya.. Nabi pun memotong belahan lengan yang ditiduri Mueeza dari jubahnya, tujuannya supaya gak ngebangunin Muezza.

Pas Nabi pulang ke rumah, Muezza terbangun dan merunduk kepada majikannya. Sebagai balasan, Nabi menyatakan kasih sayangnya dengan mengelus lembut ke badan kucing itu.

Nabi menekankan di beberapa hadisnya bahwa kucing itu tidaklah najis. Bahkan diperbolehkan untuk berwudhu menggunakan air bekas minum kucing karena dianggap suci.

Lantas kenapa Rasulullah Saw yang buta baca-tulis, berani mengatakan bahwa kucing suci, tidak najis? Lalu, bagaimana Nabi mengetahui kalau pada badan kucing tidak terdapat najis?

Fakta-fakta ilmiah keistimewaan pada KUCING

Fakta pertama: Pada kulit kucing terdapat otot yang berfungsi untuk menolak telur bakteri. Otot kucing itu juga dapat menyesuaikan dengan sentuhan otot manusia.

Permukaan lidah kucing tertutupi oleh berbagai benjolan kecil yang runcing, benjolan ini bengkok mengerucut seperti kikir atau gergaji. Bentuk ini sangat berguna untuk membersihkan kulit. Ketika kucing minum, tidak ada setetes pun cairan yang jatuh dari lidahnya.

Sedangkan lidah kucing sendiri merupakan alat pembersih yang paling canggih, permukaannya yang kasar dapat membuang bulu-bulu mati dan membersihkan bulu-bulu yang tersisa di badannya.

Fakta kedua: Telah dilakukan berbagai penelitian terhadap kucing dan berbagai perbedaan usia, perbedaan posisi kulit, punggung, bagian dalam telapak kaki, pelindung mulut, dan ekor.

Pada bagian-bagian tersebut dilakukan pengambilan sample dengan usapan.
Di samping itu, dilakukan juga penanaman kuman pada bagian-bagian khusus. Terus diambil juga cairan khusus yang ada pada dinding dalam mulut dan lidahnya.

Hasil yang didapatkan adalah:

  1. Hasil yang diambil dari kulit luar tenyata negatif berkuman, meskipun dilakukan berulang-ulang.
  2. Perbandingan yang ditanamkan kuman memberikan hasil negatif sekitar 80% jika dilihat dari cairan yang diambil dari dinding mulut.
  3. Cairan yang diambil dari permukaan lidah juga memberikan hasil negatif berkuman.
  4. Sekalinya ada kuman yang ditemukan saat proses penelitian, kuman itu masuk kelompok kuman yang dianggap sebagai kuman biasa yang berkembang pada tubuh manusia dalam jumlah yang terbatas seperti, enterobacter, streptococcus, dan taphylococcus. Jumlahnya kurang dan 50 ribu pertumbuhan.
  5. Tidak ditemukan kelompok kuman yang beragam.

Berbagai sumber yang dapat dipercaya dan hasil penelitian laboratorium menyimpulkan bahwa kucing tidak memiliki kuman dan mikroba. Liurnya bersih dan membersihkan.

Fakta ketiga: Dan hasil penelitian kedokteran dan percobaan yang telah di lakukan di laboratorium hewan, ditemukan bahwa badan kucing bersih secara keseluruhan. Ia lebih bersih dari manusia.

Bahkan di zaman dahulu kucing dipakai untuk terapi. Dengkuran kucing yang 50Hz baik buat kesehatan, selain itu mengelus kucing juga bisa menurunkan tingkat stress

Komentar Para Dokter yang Bergelut dalam Bidang Kuman

Menurut Dr. George Maqshud, ketua laboratorium di Rumah Sakit Hewan Baitharah, jarang sekali ditemukan adanya kuman pada lidah kucing. Jika kuman itu ada, maka kucing itu akan sakit.

Dr. Gen Gustafsirl menemukan bahwa kuman yang paling banyak terdapat pada anjing, selanjutnya manusia 1/4 anjing, sedangkan kucing 1/2 manusia. Dokter hewan di rumah sakit hewan Damaskus, Sa’id Rafah menegaskan bahwa kucing memiliki perangkat pembersih yang bemama lysozyme.

Kucing tidak suka air karena air merupakan tempat yang sangat subur untuk pertumbuhan bakteri, terlebih pada genangan air (lumpur, genangan hujan, dll). Kucing juga sangat menjaga kestabilan kehangatan tubuhnya. Ia tidak banyak berjemur dan tidak dekat-dekat dengan air. Tujuannya agar bakteri tidak berpindah kepadanya. Inilah yang menjadi faktor tidak adanya kuman pada tubuh kucing.

Sisa makanan kucing hukumnya suci

Hadis Kabsyah binti Ka’b bin Malik menceritakan bahwa Abu Qatadah, mertua Kabsyah, masuk ke rumahnya lalu ia menuangkan air untuk wudhu.
Pada saat itu, datang seekor kucing yang ingin minum. Lantas ia menuangkan air di bejana sampai kucing itu minum.

Kabsyah berkata, “Perhatikanlah.

Abu Qatadah berkata, “Apakah kamu heran?

Ia menjawab, “Ya.

Lalu, Abu Qatadah berkata bahwa Nabi SAW prnh bersabda, “Kucing itu tidak najis. Ia binatang yang suka berkeliling di rumah (binatang rumahan),”. (HR At-Tirmidzi, An-Nasa’i, Abu Dawud, dan Ibnu Majah).

Diriwayatkan dan Ali bin Al-Hasan, dan Anas yang menceritakan bahwa Nabi Saw pergi ke Bathhan suatu daerah di Madinah.

Lalu, beliau berkata, “Ya Anas, tuangkan air wudhu untukku ke dalam bejana.

Lalu, Anas menuangkan air. Ketika sudah selesai, Nabi menuju bejana. Namun, seekor kucing datang dan menjilati bejana. Melihat itu, Nabi berhenti sampai kucing tersebut berhenti minum lalu berwudhu.

Nabi ditanya mengenai kejadian tersebut, beliau menjawab, “Ya Anas, kucing termasuk perhiasan rumah tangga, ia tidak dikotori sesuatu, bahkan tidak ada najis.

Diriwayatkan dari Dawud bin Shalih At-Tammar dan ibunya yang menerangkan bahwa budaknya memberikan Aisyah semangkuk bubur. Namun, ketika ia sampai di rumah Aisyah, tenyata Aisyah sedang shalat. Lalu, ia memberikan isyarat untuk menaruhnya.

Sayangnya, setelah Aisyah menyelesaikan shalat, ia lupa ada bubur. Datanglah seekor kucing, lalu memakan sedikit bubur tersebut. Ketika ia melihat bubur tersebut dimakan kucing, Aisyah lalu membersihkan bagian yang disentuh kucing, dan Aisyah memakannya.

Rasulullah Saw bersabda, “Ia tidak najis. Ia binatang yang berkeliling.” Aisyah pernah melihat Rasulullah Saw berwudhu dari sisa jilatan kucing. (HR AlBaihaqi, Abd Al-Razzaq, dan Al-Daruquthni)

Hadis ini diriwayatkari Malik, Ahmad, dan Imam hadis yang lain. Oleh karena itu, kucing adalah binatang, yang badan, keringat, bekas dari sisa makanannya suci.

Lihat begitu luar biasanya kucing itu, bahkan sampe jadi hewan peliharaan kesayangan Nabi. Namun sayangnya banyak sekali dari kita yang berpandangan negatif seputar binatang ini, ada yang mengatakan kucing dapat menyebabkan asma karena bulu-bulunya, ada juga yang bilang kucing terinfeksi toxoplasma.

Padahal kalau teliti lebih lanjut, toxoplasma itu adalah sejenis bakteri yang dapat hidup dibinatang apa saja. Catatan dalam penelitian ilmiah para peneliti, Anjing dan Babi adalah rekor terbanyak hewan yang mengandung penyakit ini. Tapi kenapa, justru kucinglah yang dijadikan kambing hitamnya?

Toxoplasma berasal dari infeksi parasit Toxoplasma Gondii. Adapun penularannya pada manusia melalui empat cara yaitu:

  1. Secara tidak sengaja memakan makanan yang tercemari parasit ini. Misalnya kita makan sayuran yang tidak dicuci bersih dan ternyata parasit toxo telah mencemarinya.
  2. Memakan daging sapi, kambing, babi, ayam, babi atau anjing yang mengandung parasit toxo yang tidak dimasak dengan sempurna (matang).
  3. Infeksi melalui placenta bayi dalam kandungan.
  4. Seorang ibu hamil yang terinfeksi toxoplasma bisa menularkan parasit ini pada janin yang dikandungnya, penularan ini disebut penularan secara congenital.
  5. Melalui transfusi darah, transplantasi organ dari seorang donor yang kebetulan menderita toxoplasmosis.

Toxoplasma bisa menyerang perempuan maupun laki-laki. Sesungguhnya tak hanya kucing yang bisa terinfeksi parasit Toxoplasma, karena semua hewan berdarah panas (unggas dan mamalia) sebenarnya juga bisa terinfeksi sebagai induk semang perantaranya (Intermediate host).

Parasit dari intermediate host dapat menular hanya jika kita MENGKONSUMSINYA. Bedanya dengan kucing, Toxoplasma menyelesaikan keseluruhan siklus hidupnya di usus halus kucing, dan akan dikeluarkan bersamaan dengan feces atau kotorannya.

Mungkin karena alasan inilah maka kucing menjadi tersangka utama toxoplasma bagi sebagian kita. Sementara sapi, kambing, ayam, anjing dan hewan lainnya tidak, meski sama-sama punya “bibit” Toxoplasma di tubuhnya.

Tips untuk Menghindari Toxoplasma:

  1. Sediakan pasir atau tempat kotoran untuk kucing dan sebaiknya dibersihkan setiap hari. Nah kita juga harus rajin bersih-bersih, lagian kucing kalau mau pup dipasir SELALU dikubur, karena kucing itu sendiri adalah hewan yang pemalu. Malah sebenarnya kalau gak ada pasir atau tanah, kucing akan menahan pup sekuat tenaga, kalau bener-bener udah gak tahan, terpaksanya pup di pojokan. Makanya sediakanlah lahan pasir buat kucing
  2. Cegahlah kucing agar tidak berburu tikus, burung, lalat dan kecoa (kasih makan makanan yang bersih, matang dan layak).
  3. Jangan memberi makan hewan peliharaan dengan daging, jeroan, tulang dan susu mentah, sebelum di masaklah terlebih dahulu.
  4. Setelah mencuci daging mentah sebaiknya cuci tangan dengan sabun agar tak ada parasit yang tertinggal di tangan.
  5. Cucilah tangan dengan sabun setiap kali hendak makan.
  6. Hindari memakan daging mentah atau setengah matang. Makanlah daging yang benar-benar telah dimasak sampai matang.
  7. Cuci bersih sayur-mayur dan buah-buahan yang hendak dikonsumsi mentah sebelum dimakan (dilalap).
  8. Untuk ibu-ibu hamil, sebaiknya tidak membersihkan tempat kotoran kucing ataupun mencuci daging ataupun jeroan selama masa kehamilan. Mintalah bantuan orang lain untuk mengerjakannya.
  9. Untuk ibu-ibu yang berencana untuk hamil sebaiknya melakukan pemeriksaan darah untuk mengetahui ada tidaknya infeksi Toxoplasma.
  10. Jika anda memelihara kucing, latihlah dari kecil kucing tersebut dengan membiasakan buang kotoran pada tempatnya.

Sedangkan khusus untuk ASMA, orang biasa mengait-ngaitkannya akibat dengan bulu-bulu kucing. Padahal belum tentu demikian.

Asma adalah suatu keadaan di mana saluran nafas mengalami penyempitan karena hiperaktivitas terhadap rangsangan tertentu, yang menyebabkan peradangan, penyempitan ini bersifat sementara. Penyakit ini salah satunya dikarenakan kelainan di paru atau di jantung yang bersifat keturunan (biasanya sejak kecil gejalanya sudah mulai tampak).

Khusus asma yang disebabkan kelainan di paru-paru saja, ada yang bersifat intrinsik (dalam tubuh sendiri), dan ekstrinsik baik psikosomatitik (dipacu beban psikis tertentu) maupun non-psikosomatitik – biasanya mirip penderita alergi (tak tahan atau salah tanggapan sistem imun). Dari analisa kemungkinan jenis dan penyebab sesak, tentulah yang bersifat ekstrinsik yang dapat sembuh dengan menghindari atau menetralisir pencetus timbulnya serangan asma.

Jadi orang yang kambuh asmanya itu bukan hanya karena bulu kucing, tetapi bisa juga karena debu, sesak dalam keramaian, stress, asap, serbuk bunga, udara dingin, olahraga, dll. Sebenarnya bulu kucing hanyalah menjadi PEMICU, sama seperti faktor-faktor yang lain.

1610201080-sup-kucing-itu-pun-batal

Sup Kucing Itu Pun Batal

SHANGHAI, KOMPAS.com — Para aktivis binatang di Shanghai telah menyelamatkan 300 kucing dari seorang pedagang yang membeli kucing-kucing yang diduga curian untuk dijual ke restoran-restoran di China selatan, menurut media negara.

Aktivis-aktivis yang bertindak berdasarkan informasi dari seorang pecinta kucing menemukan 22 kandang bambu penuh kucing di sebuah tempat langsiran kereta api barang. Rencananya, kucing-kucing itu akan dikapalkan ke Provinsi Guangdong, Shanghai Daily melaporkan, Senin (29/6).

Kebanyakan dari kucing-kucing itu telah dipulangkan kepada pemiliknya, tapi tiga kucing ditemukan mati dan beberapa patah kaki, kata laporan tersebut.

“Kucing-kucing itu tersiksa. Mereka melemparkan kandang-kandang itu ke atas sebuah trek, bukannya memuatnya dengan baik. Kucing-kucing yang masih hidup berakhir dalam sup di restoran-restoran,” Lai Xiaoyu, seorang aktivis yang terlibat dalam penyelamatan, Jumat malam, mengatakan pada surat kabar tersebut.

Restoran-restoran membayar sekitar 50 yuan (7,31 dollar AS) untuk satu kucing, menurut laporan itu.

Polisi telah menahan penjual kucing itu, Yang Baoguo, setelah ia memerangi puluhan pencinta binatang yang turun ke tempat langsiran kereta api barang untuk merusak kandang-kandangnya, kata surat kabar itu.

Penjual itu dibebaskan setelah beberapa jam tanpa tuduhan karena undang-undang perlindungan binatang tidak ada di China, kata laporan tersebut. “Tidak ada undang-undang di China yang mengatakan kucing tidak dapat dimakan,” kata pejabat polisi Ma Yong seperti dikutip mengatakan, “Kucing bukan binatang yang dilindungi.”

Yang Baoguo telah berdagang kucing selama satu dasawarsa, membeli binatang tersebut dari para pemburu yang memerangkap kucing di daerah tempat tinggal pada waktu malam, kata laporan tersebut.

Polisi tidak dapat mendakwanya karena kepemilikan properti yang dicuri. Alasannya, tidak seperti anjing, lisensi tidak dibutuhkan untuk kepemilikan kucing di Shanghai, yang membuat kepemilikan tidak mungkin untuk membuktikan, kata laporan tersbut.

Makan daging kucing adalah tradisi di banyak bagian China, terutama di daerah selatan, tempat beberapa restoran khusus mempersiapkan hidangan itu, menurut laporan media China.

kucing jatuh dari lantai 26

Kucing jatuh 26 Lantai




Salah satu keistimewaan kucing adalah, bila terjatuh dari tempat tinggi, ia bisa mendarat di atas keeempat kakinya. Tapi jangan mengira kucing bisa selamat bila terjatuh dari ketinggian berapapun. Sebagian besar kucing akan mengalami cidera ringan hingga patah kaki bila terjatuh dari ketinggian sekitar 4-7 meter.

Lalu bagaimana bila kucing jatuh dari apartemen lantai 26 ? bisa dipastikan sang kucing akan mengalami kematian. Semakin tinggi tempat jatuh akan menyebabkan semakin tinggi pula kecepatan jatuh, berakibat semakin keras juga benturan pada saat mendarat.

Lain halnya dengan Lucky. Sesuai namanya, Lucky adalah seekor kucing yang sangat beruntung. Ia bisa selamat setelah terjatuh dari lantai 26 sebuah apartemen di New York.

Keri Hostetler, pemilik Lucky sedang membersihkan apartemennya, karena akan kedatangan tamu. Ia membuka jendela apartemennya beberap inci agar udara segar bisa masuk. Tanpa sepengetahuan Keri, kucing kesayangannya, Lucky, kucing jantan berumur 3 tahun dengan warna hitam-abu tabby berhasil menyelinap keluar.

Ketika sadar, Keri bergegas ke arah jendela dan melihat dua orang pembersih jendela di gedung sebelah melambai-lambaikan tangan padanya. Rupanya Lucky yang menyelinap melalui jendela, terpeleset dan jatuh. John Hayes yang sedang membersihkan jendela di gedung seberang kebetulan membawa kamera dan sempat membuat foto saat Lucky terjatuh.

Setelah melayang jatuh sejauh 26 lantai, Lucky mendarat di lantai semen sebuah balkon, Setelah mendapat tanda dari para pembersih jendela, Keri sadar apa yang telah terjadi, bergegas turun dan menemukan Lucky sedang meringkuk di atas tutup alat panggang

Ia segera membawa Lucky ke rumah sakit hewan terdekat. Setelah diperiksa, Lucky tidak mengalami luka serius yang mengancam nyawa, kecuali luka kecil pada kaki dan patah pada rahang bawah. Menurut Keri, Lucky memang selalu beruntung sejak ia masih kecil. Ia memperlakukan Lucky seperti anaknya, bagian dari keluarganya. Ia bersumpah tidak akan pernah lagi membuka jendelanya.


Kucing jatuh dari apartemen  sejauh 26 lantai
Lucky sesaat setelah menyelinap keluar, saat jatuh, tempat mendarat, jatuh 26 lantai.


Sumber : Abcnews